Manusia akan berkumpul dengan sejenisnya

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

المرء مع من أحب

“Seorang itu bersama orang yang ia cintai (satu visi misi).” (HR. Tirmidzi, no. 2307)

Dimanapun dirimu ngumpul di situlah jenismu.

Contoh;

Tukang cabe akan ngumpul dengan tukang cabe.

Tukang baju akan ngumpul dengan tukang baju.

Tukang fitnah akan ngumpul dengan tukang fitnah.

Para penjilat akan ngumpul dengan tukang penjilat.

Para pengkhianat akan ngumpul dengan tukang pengkhianat.

Tukang jahit akan ngumpul dengan tukang jahit.

Wong somplak ngumpul dengan para somplak.

Para pendusta akan ngumpul dengan pendusta.

Tukang ojeg akan ngumpul dengan tukang ojeg.

Ustadz asli akan ngumpul dengan ustadz asli.

Sebutan palsu akan ngumpul dengan sebutan palsu.

Orang teoritis akan ngumpul dengan yang teoritis.

Tukang travel akan ngumpul dengan tukang travel.

Dan seterusnya.

Tak mungkin tukang ikan akan ngumpul dengan tukang gali kuburan.

Menyebutkan sesuatu dengan sesuai namanya itu adalah perintah agama dan bersikap apa adanya di atas dalil adalah manhaj salaf dan contoh para salafhus shalih.

و الله والي التوفيق

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: